PENANGANAN GANGGUAN AKSES SERVER PUBLIK
1. Tujuan
Sebagai panduan dalam memperbaiki gangguan akses server publik seperti server web, database dan email.2. Pelaksana
Kepala Sub Bagian dan Staf Infrastruktur Teknologi Informasi3. Peralatan
3.1. Tools monitoring3.2. Router Publik
3.3. Web Server
3.4. Database Server
3.5. Email Server
4. Uraian Kerja
4.1. Jika server tidak bisa diakses dari jaringan eksternal, tetapi bisa diakses di jaringan internal:
4.1.1. Periksa apakah terjadi mati lampu di kampus sehingga router publik atau switch tidak menyala.
4.1.2. Periksa konektivitas ke router publik. Jika konektivitas ke router publik terjadi gangguan atau mati, restart router publik melalui tools atau restart router publik/switch dengan mencabut dan menghubungkan kembali ke sumber listrik.
4.1.3. Ganti router publik jika ternyata router publik rusak.
4.1.4. Jika konektivitas ke router publik tidak ada gangguan tetapi konektivitas dari router publik ke jaringan eksternal bermasalah, maka hubungi pihak provider untuk troubleshooting lebih lanjut.
4.2. Jika server tidak bisa diakses dari jaringan internal: 4.1.2. Periksa konektivitas ke router publik. Jika konektivitas ke router publik terjadi gangguan atau mati, restart router publik melalui tools atau restart router publik/switch dengan mencabut dan menghubungkan kembali ke sumber listrik.
4.1.3. Ganti router publik jika ternyata router publik rusak.
4.1.4. Jika konektivitas ke router publik tidak ada gangguan tetapi konektivitas dari router publik ke jaringan eksternal bermasalah, maka hubungi pihak provider untuk troubleshooting lebih lanjut.
4.2.1. Jika server tidak bisa diakses dan masih ada konektivitas ke mesin:
4.2.1.1. Periksa jumlah koneksi dan bandwidth terpakai. Jika jumlah koneksi penuh atau pemakaian bandwidth melebihi kapasitas maka tidak ada langkah yang dilakukan (lakukan pemantauan jumlah koneksi).
4.2.1.2. Jika tidak, lakukan restart terhadap web server.
4.2.1.3. Periksa konektivitas terhadap databaseserver. Jika database server tidak hidup, hidupkan database server.
4.2.1.4. Periksa konektivitas terhadap email server. Jika email server tidak hidup, hidupkan email server.
4.2.1.5 Periksa sisa ruang penyimpanan semua server. Jika nol atau mendekati nol, maka lakukan hapus atau pindahkan file yang tidak diperlukan.
4.2.2. Jika server tidak bisa diakses dan tidak ada konektivitas ke mesin: 4.2.1.2. Jika tidak, lakukan restart terhadap web server.
4.2.1.3. Periksa konektivitas terhadap databaseserver. Jika database server tidak hidup, hidupkan database server.
4.2.1.4. Periksa konektivitas terhadap email server. Jika email server tidak hidup, hidupkan email server.
4.2.1.5 Periksa sisa ruang penyimpanan semua server. Jika nol atau mendekati nol, maka lakukan hapus atau pindahkan file yang tidak diperlukan.
4.2.2.1 Jika server tidak bisa di-ping, troubleshooting router utama.
4.2.2.2. Jika route utama tidak ada masalah, periksa apakah ada gangguan dari level fisik, misalnya kabel atau switch.
4.2.2.3. Jika routerutama hidup dan bisa di-ping, periksa tabel routing atau restart router utama.
4.2.2.4. Jika tidak ada gangguan dari kabel/switch, periksa apakah ada gangguan pada server fisik di mana server.
4.2.2.2. Jika route utama tidak ada masalah, periksa apakah ada gangguan dari level fisik, misalnya kabel atau switch.
4.2.2.3. Jika routerutama hidup dan bisa di-ping, periksa tabel routing atau restart router utama.
4.2.2.4. Jika tidak ada gangguan dari kabel/switch, periksa apakah ada gangguan pada server fisik di mana server.
5. Dokumen
5.1. FM-IK-SITD-08-01 : Form Pencatatan Insiden Koneksi Internet atau Server PublikUntuk lebih lengkapnya tentang instruksi kerja ini dapat didownload disini


